Kenapa Orang Sering Sembelit Saat Liburan?

Mungkin kalian pernah waktu melakukan perjalanan keluar kota atau ke luar negeri untuk urusan apapun itu malah mengalami sembelit.

Ada banyak juga orang yang mengaku mengalami sembelit saat mereka berpergian. Hal ini biasanya terjadi dikarenakan kalian ada pada fase bukan kebiasaan sehari – hari atau mengonsumsi makanan yang bukan kebiasaan kalian saat berada di perjalanan.

Selain itu, banyak pula orang yang tidak melakukan olahraga saat mereka melakukan perjalanan. Ini membuat buang air besar jadi lembat dan mengakibatkan sembelit.

Sembelit memang terkadang membuat frustasi, menimbulkan rasa tidak nyaman, dan bahkan bisa menyakitkan.

Ahli gastroenterology yang ada di Texas bernama Sameer Islam juga berkata bahwa pola makan yang tak sehat dan tak seimbang juga bisa jadi salah satu penyebab terjadinya sembelit.

Pola makan yang rendah serat, sayuran, buah – buahan, serta nutrisi memang sangat penting untuk memperlancar buang air besar.

Semua faktor ini pun memiliki kontribusi kepada sembelit namun lebih mudah diperbaiki. Dengan sistem pencernaan yang sehat juga sangat penting untuk kesehatan.

Sembelit bukan hanya membuat kita tak nyaman tapi juga bisa menimbulkan beberapa masalah kesehatan yang cukup signifikan.

Definisi sembelit sebetulnya sangat bervariasi. Beberapa dokter juga mengartikannya sebagai kurang dari 3 kali buang air besar per minggu sementara orang lain berkata kurang dari satu kali buang air besar per hari.

Sembelit bisa muncul saat tinja yang ada di usus besar mengalami dehidrasi. Air akan ditarik dari usus besar untuk menghidrasi tubuh.

Jika air yang ada terlalu sedikit, maka tinja akan menjadi kering, keras, serta akan jadi sulit bergerak lewat usus besar.

Selain itu, beberapa orang mungkin menggunakan obat pencahar untuk mengatasi masalah ini. namun, sebetulnya ini bukanlah ide yang bagus untuk mengatasi sembelit. Obat pencahar itu bagaikan bom kecil yang akan meledak di usus besar kalian.

Obat ini juga akan membuat buang air besar dengan cara mengiritasi usus besar. Hal ini bisa membuat otot pada usus besar kejang jadi mengeluarkan tinja dengan dipaksa.